Betapa…


Betapa ingin kubercerita padamu ketika kita saling memandang, saat kita saling melempar senyum, menembus keheningan, memecah kesepian,
ketika mulut kita terkunci kekaguman, ketika kata – kata kehilangan kesempatan, ketika sapaan mulai manja dan sayup – sayup lagu roman,

Di bawah bulan separuh lingkaran, angin bergelayut di dahan, kamu bergelayut di dada menebus jiwaku, getaran jantung bersyair untukmu.
Sunyi mencair seperti hening menitik dalam butir embun di kuntum matamu.

Betapa ingin kubercerita padamu, tentang perjalanan menciptakan pagi dan sebongkah matahari, untuk menjelaskan makna cahaya dan betapa kehangatan adalah bahasa pertemuan yang diciptakan cinta.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s