Rindu… [mizz u beib.. ^_^]


Jejak – jejakmu jadi jalan setapak
Aku menuju hatimu dengan setangkai sajak
yang kupetik dari perjalanan berliku
bukankah selalu kutanam merdu, penawar rindu.

Embun-embun menyukai telanjang tapak kakimu, ketika kau melintas jalan setapak
rerumputan menjaga jejakmu tetap basah, seperti butir airmata yang enggan jatuh dari bulumatamu
bagaimana pun aku memunguti jejak itu, menyimpannya dalam sebuah sajak
lalu kuikuti ke mana kata pergi mengembara.

Bukankah hatimu kampung halaman dari seluruh sajakku
tempat kembalinya aku dengan segala perbekalan cinta.

Mengapresiasi rindu

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s