Kadalisia negeri terbuang…



Kadalisia, di sinilah engkau memerah darah melecut cemeti, menampar nanar, menggusur hancur
Kadalisia oh kadalisa, tanah merah rempah – rempah, riuh gemuruh ajang rebutan
anak negeri saling mencaci, mencakar mendendam

Raja Kadalisia murung di peraduan, para putra mahkota mabuk kepayang, mulutnya arak, perutnya lawak
di antara gadis gadis picisan, buta mata, hati mati, terhuyung limbung, terjerat nafsu merenda utang, punah tanah dibawa lari, lintang pukang

Oh kadalisia negeri yang tergadai, kini bukan apa – apa, tanah gersang, hutan meradang, anak negeri semakin gagah gigih berkoar
puja – puji panji – panji negeri hanyalah mimpi dan ikrar, memanjang pakaian dinas, jaket, dan seragam, memunjung sekam menebar dendam

Dan para malaikat menangis sesegukan, sambil berkata, “Berhentilah mencaci maki kegelapan, lebih baik kau nyalakan pelita bagi mereka yang rindu penuh harapan. Gubahlah duniamu dengan cinta. Wahai anak negeri Kadalisia, berhentilah sejenak walau sekadar untuk mengerti.”

3 Comments (+add yours?)

  1. Solusi SoalCINTA
    Apr 03, 2011 @ 06:25:31

    Syairnya mantap nih … pengen belajar nulis syair tp dari dulu ngak paham😀

    Reply

  2. Dena Gustiana
    Apr 06, 2011 @ 10:03:14

    Bagus vsand om……
    pengen belajarr

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s