Cinta terselubung…


Tak biasa jika Aku hanya membujuk perasaan,
mengakui dirimu kembali terlibat pergulatan hati,
perasaan – perasaan yang sama, pernah menghamba, mendampingi, memuja, doktrin sebagai kuasa atas cinta padamu,
Aku sendiri belum bisa lepas dari perasaan itu, mungkin masih ada jejak – jejak dirimu.
Saat malam dengan cinta, sayang, dan rindu.
Begitu jauhnya saat itu dari keburukan hati, hampa dan nestapa.
Adanya kita saling melengkapi perasaan, menyatu dalam lembaran – lembaran pengalaman memuja cinta
Hanya setahun, begitu ku lupa, begitu juga aku memalingkan muka, mulai menutup diri dari perasaan memujamu, membuka lebar pada tangan lain yang sejatinya saling memuliakan
Sampai kapanpun perasaan ini tidak dapat dibohongi, aku selalu mencuri waktu hanya sekedar mencari tahu kabar sekalipun hanya thumbnail.
Sekedar mengobati rasa rindu, meskipun tak kuasa dengan sapa dan cerita.
Aku selalu mencintaimu meski tak mungkin kuasa cinta merangkul kita dalam satu.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s