Manajemen waktu, gan…


Berbicara masalah manajemen waktu:

1. Dalam 24 jam, ada orang yang mampu membuat 1.000 produktivitas
2. Dalam 24 jam, ada orang yang mampu membuat 750 produktivitas
3. Dalam 24 jam, ada orang yang mampu membuat 500 produktivitas
4. Dalam 24 jam, ada orang yang mampu membuat 250 produktivitas
5. Dalam 24 jam, ada orang yang mampu membuat 100 produktivitas
6. Dalam 24 jam, ada orang yang mampu membuat 75 produktivitas
7. Dalam 24 jam, ada orang yang mampu membuat 50 produktivitas
8. Dalam 24 jam, ada orang yang mampu membuat 25 produktivitas
9. Dalam 24 jam, ada orang yang mampu membuat 10 produktivitas
10. Dalam 24 jam, ada orang yang mampu membuat 5 produktivitas
11.Dalam 24 jam, ada orang yang mampu membuat 3 produktivitas
12. Dalam 24 jam, ada orang yang mampu membuat 1 produktivitas

Namun, dalam 24 jam ada orang yang mengurus dirinya sendiri saja tidak bisa.

Banyak orang yang tidak sadar bahwa dalam sehari sebagian waktunya tidak produktif. Oleh karena itu, hematlah dengan melakukan:

1. Menyadari semua yang menjadi kebiasaan. Apakah Anda telah menggunakan waktu terbanyak untuk hal yang terpenting atau yang tidak berguna?

2. Jika Anda termasuk “manusia siang”, bangunlah satu jam lebih awal setiap pagi. Jika “manusia malm”, sisakan waktu satu jam setiap malam. Gunakan waktu sejenak itu untuk mengerjakan tugas tertentu.

3. Selama dalam perjalanan, susnlah jadwal tugas, buat catatan, baca dokumen, atau mendengarkan siaran radio, audiobook yang bermanfaat.

4. Manfaatkan setiap waktu untuk melakukan sesuatu yang nyata: mencatat, membaca, menulis, dan mengingat sesuatu.

5. Aktivitas kita harus sangat banyak, maka urutan kehidupan sangat penting – sangat mendesak sebagai urutan pertama; tidak penting – sangat mendesak sebagai urutan kedua; sangat penting – tidak mendesak sebagai urutan ketiga; dan tidak penting – tidak mendesak sebagai urutan ke empat.

6. Belajarlah hidup efektif, efisien, produktif, aktif & progressif. (kek semboyan ormawa ya… ^_^)

Sebagai penutup, Dr. Yusuf Qardhawi, menggunakan waktu tempuh dari Jakarta menuju kediamannya di Qatar, menghasilkan sebuah buku. Kita? naik bus, busway, kereta, angkot, kapal laut, atau peswat terbang, saat turun sampai tujuan hanya menghasilkan pulai alias ngiler, kalo nggk ngedumel karena telat dsb.

Yu ah, besok dan selanjutnya kita lihat lagi sejauh mana kita memanfaatkan waktu hidup kita. Anda, saya, mereka, memiliki waktu 24 jam, kenapa tidak 24 jam menjadi jalan mempersembahkan yang terbaik bagi diri, orang lain dan siapapun di sekitar kita, semampu yang kita bisa…

yuuuuuuk… ^_^

1 Comment (+add yours?)

  1. riska leni tyas
    Mar 29, 2011 @ 12:34:22

    management waktu gan!siap,Insya Allah.. 😀

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s