Resah tak beralasan… (M)


Tersentuh hujan membasahi, mengalir air mata
Hangatnya pelukan cintamu, membisu dalam tangisanku
Terbakar cinta yang berlabuh, di dalam bahteramu
Ku pendam suatu perasaan, tersirat agar kau kembali

Pernahkah kau memahami & kontemplasi bahwa darah yang mengalir cinta setia
Langkah yang telah kita tempuh suka dan duka masihku nanti
Dan telah aku menyesali diri hingga kau melepaskan biduk cinta yang masih beralun meniti di ombak resah
Ku tak rela melepaskan lagi dirimu yang selalu ku rindu maafkan diri ini, usahlah kau menyendiri; tak sanggup berpisah

Biarkan aku menangisi menanggung rindu lukaku; ku genggam suatu gundah kekesalan
Tersirat harapan agar kau kembali padaku, sekalipun dirimu tak pernah berpikir memilikiku lagi, bahkan bersua sekalipun

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s