Buah kesombongan


Betapa mudah diri melihat kesalahan/aib orang lain, seolah dibukakan pintu gerbang kesalahannya, namun untuk melihat dan evaluasi kesalahan diri, sungguh sulitnya, seolah seperti pintu gerbang istana yang tinggi, dikunci dengan gembok baja, betapa sulitnya.

Itu adalah buah kesombongan, karena diri selalu mengikuti hawa nafsu amarah – selalu mengajak kepada kefanaan, akhirnya hati terjebak dalam ruang sempit dosa – terperdaya. Naudzubillah.

Posted with WordPress for BlackBerry.

1 Comment (+add yours?)

  1. rumus cepat matematika
    Jul 15, 2010 @ 10:16:01

    tulisan yang cantik…makasih banyak ilmunya…salam hangat…

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s