Manusia…


Siapakah manusia ini?
Kejadian yang pertama dari tanah, hina tempat pijakan segala makhluk yang melata
Kejadian yang kedua dari air mani yang terpancar, dari saluran yang menjijikan
Jika ia terbuang tiada lagi orang yang mengajaknya untuk diletakkan di tempat yang mulia

    Peluhnya, baunya hanya membuat muak
    Siapapun dekat dengannya, jiwanya menderita
    Yang keluar dari hidung dan telinga semuanya menjijikan
    Yang keluar dari kedua jalan lagi buruk dan busuk dan memalukan

Lidahnya selalu digunakan untuk merusak, bukan kebaikan apalagi memperbaiki
Memfitnah, mengupat, mengadu domba, memaki, dengki, mencerca
Semuanya merupakan najis – najis maknawi dan rohani
Akalnya cerdik,  berilmu, seharusnya digunakan untuk manfaat, malah digunakan untuk menipu, memutarbalikan fakta dan kepentingan diri,

    Hatinya selalu dikuasai nafsu
    Raja di dalam dirinya telah yang dikuasai musuhnya – nafsu belaka
    Nafsu inilah yang merusak, melarang, menjerusmuskan, memperdaya dan mejauhkan diri dari rahmat dan hidayah – Nya, hingga terbentuklah hijab kepada Rabbi yang membolak – balikan hati,
    Rusaklah semua kehidupan manusia seluruhnya, karena raja dalam dirinya tengah dikuasai nafsu dan ia mengabdi kepadanya – mengikut setiap dorongannya, seolah mempertuhankannya. Nauzdubillah

Dimana mulianya manusia?
Dimana keutamaan manusia?
Mulianya, utamanya jika beriman dan bertaqwa
jika tidak, busuk saja yang ada pada manusia, hina tak ada day dan upaya.

sesaat sebelum upuk barat merayu, mewarna merah merona menjemput malam… ^_^

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s