Tersindir…


Tidak usah merasa tersindir, jika kita tidak melakukannya.
Jangan terpancing dengan omongan orang yang mungkin saja menyindir baik secara langsung maupun tidak.
Apa yang orang lain katakan, sesuai dengan isi hatinya, pikirannya, kebiasaannya.
Jika isi hatinya terbiasa dengan kebencian, fitnah, sumpah serapah, sempit hati, justifkasi, memojokan, kritis, perkataan sia – sia, maka isi pembicaraanya tidak jauh dengan perihal demikian, mudah tersinggung, menggunjing dan mengeluarkan kata – kata seolah – olah muntah. Naudzubillah.
Namun jika hatinya terbiasa dengan kelapangan hati, berpikir positif, maka setiap perkataanya menyejukkan, berkata dengan sopan dan santun, bukan kata – kata manis, namun proporsional, sekalipun sedikit namun memberikan pemaknaan yang dalam bagi setiap pendengarnya. Subhanallah.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s