Pra sangka…


Biarkan saja pendengki dengan dengkinya, pembenci dengan bencinya sampai dia lelah dengan perilakunya, biarkanlah dia berprasangka tentang masa lalu, yang penting kita sudah jauh melangkah menjadi lebih baik.

Biarkan dia gadaikan saum sunnahnya, shalat fardunya, dhuhanya, tahajudnya, dan keb aikan lainnya dengan dengki, dendam dan benci.

Berterima kasihlah bagi mereka yang kerjaanya memikirkan 1001 cara untuk menghina kita dengan persepsi lamanya. Karena ia sudah mengorbankan sebagian waktunya untuk memikirkan bagaimana supaya kita menderita, bagaimana supaya kita terjatuh dan terpuruk seperti keinginannya.

Kasihan dia, orang lain sudah tidur lelap, beribadah khusyu memikirkan bagaimana memperbaiki diri, ini malah sibuk bagaimana menjatuhkan orang lain sehingga puas hatinya. Dengan tipu daya syetan.

Bagi Anda yang dibenci dan didengki bersyukurlah, jangan terpancing, dengan melawan dan emosional, ibadah lebih giat lagi, perbaiki diri dan berlindunglah dari godaan syetan yang terkutuk.

Semoga Allah SWT mengampuni kita, menggolongkan kita sebagai orang yang sabar dan ikhlas. Aamiin.

Posted with WordPress for BlackBerry.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s