Ulah dirimu… (curhat sang penggoda cinta..) ^_^


Mencoba melupakanmu, serasa lelah hati ini perhatikan sikap & ulahmu
Cara & jalan pikiranmu membuatku ambigu sejuta makna, sehingga aku ragu, tak mungkin ini bertahan

Perlahan mimpi – mimpi itu terasa mengganggu, menusuk setiap sisi pikiran dan hati, kucoba untuk terus menjauh
Perlahan hatiku pun terbelenggu, seakan – akan tak bisa lagi memberi ruang berbaik hati

Dirimu ternyata bukanlah segala – galanya bagiku, bukan tempat untuk melabuhkan hatiku, memberikan langkah – langkah semangatku,
Mungkin seharusnya kita akhiri saja biar semua berlalu, biarkan angin lalu menghapus setiap sejarah langkahmu dalam hatiku

Aku lanjutkan langkah ini merengkuh cinta Ilahi tanpa semangatmu….

4 Comments (+add yours?)

  1. astrid
    Jun 02, 2010 @ 17:32:33

    niat yang tegar…
    keputusan yg mantap akan melahirkan sesuatu yg lebih berharga bagi dirimu.. .
    kamu akan jadi ‘besar’ tanpa harus mengikuti langkah seseorang yg kamu rasa telah memberi semangat bagi hatimu.

    hatimu adalah hatimu
    dan kamu harus bangkitkan api semangat dihatimu
    sendiri….

    cinta dalam rasa dihati
    yang terdalam sekalipun
    hanyalah sebuah permainan rasa
    yg sering menggoda
    malah kadang mampu menyesatkan
    mata hatimu
    sendiri…

    sendiri, bukan berarti kamu harus sendiri
    tetapi ada cinta yg lebih hakiki abadi
    dan sulit untuk dijamah ataupun dimiliki
    yaitu kepasrahan untuk dapat cinta
    dari Sang Ilahi.

    aku selalu ikuti tulisanmu, curahan hatimu
    dan kali ini… baru bisa kutatap dengan jelas
    bahwa dengan kalimat ini
    kamu baru jadi seorang Lelaki !

    Reply

  2. pepenhermawan
    Jun 02, 2010 @ 18:47:54

    Terima kasih sudah sudi membaca tulisan saya, semoga bermanfaat, tapi tidak dengan serta merta Anda mengatakan bahwa saya baru menjadi seorang lelaki, jika Anda tidak pernah bertemu dan mengakui bahwa aku adalah seorang lelaki sejati sebenarnya🙂, dan tidak diragukan lagi oleh siapapun ^_^.

    Selamat membaca tulisan yang lainnya semoga bermanfaat. Insya Allah.

    Reply

  3. Dewi Jayanti
    Jun 03, 2010 @ 15:09:45

    mungkin yg dimaksud dgn “jadi lelaki”

    menurut penertian saya.. lelaki itu tak boleh cengeng, tak boleh bersandar pd semangat dari cinta wanita yg dicintainya…. karena cinta anda terhadapnya akan rapuh, ketika anda tak lagi mendapatkan semangat dari cinta yg memancar pd dirinya.
    lelaki itu harus tegar, sekali cinta… tetaplah cinta (atau barangkali ada trauma masa lalu yg membuat anda jadi seperti itu)

    bukankah mestinya.. sebuah cinta itu abadi ?
    dan tak kan hancur oleh apapun
    cinta tetaplah cinta…
    dan kalau anda dgn mudah berpaling hanya karena anda tak mengerti ulahnya.. ?
    itu belum lah dapat dikatakan dgn cinta.

    cinta butuh pengorbanan, pengabdian, ketulusan, saling pengertian, saling menghargai perasaan masing2… dan sederet tuntutan lain dari cinta itu sendiri.

    tetapi, cinta bisa lebih disederhanakan :
    yaitu cintailah kekasihmu apa adanya….
    kalau perlu tanpa cinta, melainkan dengan ketulusan kasih sayang.
    semoga bermanfaat.

    Reply

    • pepenhermawan
      Jun 03, 2010 @ 15:53:59

      Subhanallah, terima kasih banyak atas komentar dan quotesnya.
      Sebenarnya puisi ini bukan gambaran hidup saya, saya dapat id ketika salah seorang teman saya curhat tentang masalah dengan kekasihnya…🙂

      Betul sekali, hakikat cinta yang sebenarnya & cinta abadi adalah Cinta kepada Illahi – Allah SWT Yang Maha Pengasih Lagi Maha Penyayang yang menguasai setiap hati, sehingga setiap insan mampu berkorban untuk cinta, namun cinta manusia kadang melahirkan kekecewaan, karena harapan- harapan yang semu.

      Adapun cinta yang syah wajib diungkapkan yakni kepada pasangannya dalam hal ini suami atau istri Anda, karena insya bernilai ibadah untuk keduanya

      Adalah pengharapan dan cinta kepada Allah SWT yang sama sekali tidak pernah mengewakan makhluknya.

      Sekali lagi Terima kasih bermanfaat sekali ber-pena dengan Anda🙂

      Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s