Pengalaman …


Semakin banyak pengalaman tidak dengan serta merta membuat seseorang menjadi bijak dalam menyikapi setiap kejadian.
Ada kalanya setiap pengalaman justru membuat seseorang semakin merasa tinggi dengan pengalamannya, merasa bahwa dirinya paling berpengalaman, akibatnya apapun yang orang lain katakan terutama orang yang lebih rendah pengalamannya dianggapnya bukan apa-apa, hanya angin lalu saja.
Paling parah jika dia merasa paling benar, tidak mengakui kelebihan orang lain dan tidak pernah menyadari bahwa itu adalah kesalahannya. Sekalipun diingatkan dengan kebenaran, dirinya seolah membentengi hatinya.

Gelasnya sudah terisi penuh, sehingga air tidak bisa dipaksakan untuk masuk, bahkan yang terjadi malah meleber dan terbuang kemana-mana.

Artinya:

    Semua ilmu – hikmah yang muncul dari setiap kejadian tidak menjadi apa – apa, tidak menjadi sesuatu yang berarti bahkan tidak jadi ilmu sebagai pencerahan. Baginya seolah anjing menggonggong kapilah berlalu.
    Tidak ada tempat dalam hatinya untuk menerima kebenaran, karena telah terisi penuh dengan pengalamannya, kesombongan – merasa diri lebih dari orang lain, sekalipun perasaan itu sedikit terbersit dalam hatinya. Naudzubillah.

Ya Rabb, jauhkan kami dari sifat sedemikian. Aamiin Ya Rabbal Aalamiin

1 Comment (+add yours?)

  1. cieCoen
    Jun 03, 2010 @ 07:53:29

    Snob tea istilah nya teh bukan?
    astaghfirullah… meski hanya lintasan hati, naudzubillah..

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s