Pamer Keshalehan …


Beramal hanya untuk mencari nama, ingin terkenal dengan keshalehannya, ibarat menanam benih di tanah yang dalam, tidak akan menumbuhkan hasil yang baik, karena akan mudah goyah dan roboh. Ibrahim bin adham mengingatkan pula bahwasanya perbuatan ingin terkenal melalui ibadah, adalah terlalu mencintai dunia dan kedudukan.

Abu Ayyub Al Baktiyani mengingatkan, bahwasannya Allah SWT tidak membenarkan seorang melakukan demikian, kecuali ia merahasiakan dan tidak mengumbar amal ibadahnya.

Sesungguhnya keinginan agar terkenal dengan cara ibadah kepada Allah SWT adalah perbuatan yang kerdil dan kotor, karena orang seperti itu jelas – jelas tidak mengenal dirinya sebagai hamba Allah SWT.  Sebab, seorang hamba yang mengenal dirinya, maka seharusnya ia tawadhu, tidak memerkan kelebihan ibadahnya. Sebab dengan tawadhu itu akan mampu membersihkan dirinya, dan mengangkat ke maqam yang tinggi serta mendapatkan kecintaan yang sebenar-benarnya dari Allah SWT.

Keinginan untuk dikenal sebagai ahli ibadah telah membuat cacatanya ibadah, dan rusaknya amal.

    Nabi Isa as. bertanya kepada sahabat-sahabatnya, “Di mana biji itu tumbuh?” Sahabat-sahabatnay menjawab, ” Di Bumi.”Nabi Isa pun menjelaskan pula bahwasannya hikmah tidak akan tumbu melainkan di kedalaman hati, seperti kedalaman bumi. Biji akan tumbuh menjadi batang dan buah lahir dari tempat yang orang lain tidak tahu keberadaanya, tersembunyi di balik bumi, akan tetapi ia memberi manfaat kepada manusia dan alam sekitarnya tanpa mengatakan apa-apa tentang pertumbuhannya itu.
    Nabi Muhammad SAW. mengingatkan bahwasannya ibadah shalat dan lainnya yang paling mulia dan indah ialah melakukannya dengan sempurna dan orang lain tidak mengetahuinya. Ibadah yang dirahasiakan adanya.

Banyak kisah-kisah sahabat dan para waliyullah yang menceritakan kebesaran jiwa dan keagungan martabat ibadah mereka yang tidak suka amal ibadahnya dipamerkan, atau dirinya dikenal orang sebagai ahli ibadah. Berusaha menghindarkan diri dari kemasyuran duniawi yang rendah. Ia lebih mengkhususkan dirinya dalam ibadah yang tersembunyi serta meninggalkan keramaian duniawi yang bisa merusak amal ibadah dan merendahkan martabatnya dihadapan Allah SWT.

Pengalaman dan penghayatan rohani yang suci menghendaki seorang hamba dalam ibadah lebih mengutakamn mencari ridah Allah SWT dari pada ridha manusia. Keabadian yang sesungguhnya dan kenikmatan ibadah yang sebenarnya berada dalam keheningan, jauh dari hiruk pikuk yang akan membuat ibadah menjadi rusak.

    Cara paling baik untuk menghilangkan rasa riya karena ingin terkenal atau ingin dikenal oleh orang lain karena ibadahnya, ialah dengan menanamkan rasa tawadhu dan rasa malu di dalam hatinya berhadapan dengan Allah SWT.

Pamer amal tidak hanya merusak keimanan, akan tetapi akan mencemari hati manusia dengan bercak-bercak hitam, yang kelak akan menutupi seluruh permukaan hatinya. Akibat lainnya, ialah lahirnya rasa angkuh yang merendahkan jiwa.

Rasulullah SAW bersabda:

    Barangsiapa yang merendah diri, maka Allah SWT. akan mengangkatnya kepada martabat kemuliaan.
    Barangsiapa berlaku angkuh, maka Allah SWT akan merendahkan martabatnya.
    Sesungguhnya Allah SWT suka kepada orang taqwa lagi suka menyamarkan dirinya dari ketenaran dunia. orang-orang ini jika tidak tampak dan tidak pernah dicari, kalau mereka hadir tidak dikenal.
    Hati mereka bagikan lampu yang selalu menunjukan arah.

Wallahu alam bishawab.

Ya Allah jauhkan hati kami dari sifat riya, angkuh dan menyombongkan diri, limpahkanlah dalma hati kami sifat tawadhu dah rendah diri kepadamu, bimbinglah hati ini sehingga sellau condong kepada pengharapan kepada-Mu, bukan kepada selain-Mu. Aamiin.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s