Multiple Intelligent (bagian I)


Oleh: Pepen Hermawan, ST., S.Pd.
Semua orang adalah berbakat. Tiap-tiap manusia terlahir ke dunia ini dengan potensi yang unik, jika dipupuk dengan benar, dapat turut memberikan sumbangan bagi dunia yang lebih baik. Tantangan terbesar bagi kita adalah menyingkirkan batu besar yang menghalangi jalan kita dalam menemukan, mengembangkan, dan merayakan anugerah yang kita miliki itu.

Multiple Intelligent

1. Kecerdasan Linguistik
Keterampilan bekerja: berceramah, bercerita, memberikan informasi, memberi petunjuk, menulis, menyusun kata-kata, berbicara bahasa asing, menafsirkan, menterjemahkan, mengajar, melakukan penelitian, mendengarkan kata-kata, meniru, memeriksa naskah, menyunting, memproses kata, membuat berkas, dan membuat laporan.

Contoh profesi: pustakawan, pengurus arsip, kurator, editor, penerjemah, speech pathologist (ahli patologi wicara), penulis radio/televisi, jurnalis, tenaga bantuan hukum, pengacara, sekretaris, pengetik, pemeriksa naskah, dan guru bahasa.

2. Kecerdasan Logis-Matematis
Keterampilan bekerja: mengurus keuangan, membuat anggaran, melakukan penelitian ekonomi, menyusun hipotesis, melakukan estimasi, melakukan kegiatan akuntansi, berhitung, mengadakan kalkulasi, menggunakan statistik, melakukan audit, membuat penalaran, menganalisis, menyusun sistematika, mengklasifikasi, dan mengurutkan.

Contoh profesi: auditor, akuntan, agen pembelian, underwriter, matematikawan, ilmuwan, ahli statistik, analis komputer, ahli ekonomi, teknisi, tenaga pembukuan, dan guru IPA.

3. Kecerdasan Spasial.
Keterampilan bekerja: melukis, menggambar, membayangkan, menciptakan penyajian visual, merancang, berkhayal, membuat penemuan, memberi ilustrasi, mewarnai, menggambar mesin, membuat grafik, membuat peta, berkecimpung dalam fotografi, membuat dekorasi, dan membuat film.

Contoh profesi: insinyur, surveyor, arsitek, perencana kota, seniman grafis, desainer interior, fotografer, guru kesenian, penemu, koreografer, pilot, seniman seni murni dan pematung.

4. Kecerdasan Musikal
Keterampilan bekerja: bernyanyi, memainkan sebuah alat musik, merekam, menjadi dirigen, melakukan improvisasi, menggubah lagu, membuat transkrip, membuat aransemen, melakukan orkestrasi, menganalisis, dan mengkritik gaya musik.

Contoh profesi : discjokey, musikus, pembuat instrumen, tukang stem piano, ahli terapi musik, tenaga penjual alat musik, penulis lagu, insinyur studio musik, dirigen paduan suara, dirigen orkestra, penyanyi, guru musik, dan penulis lirik lagu.

5. Kecerdasan Kinestetik-Jasmani
Keterampilan bekerja: menyortir, menyeimbangkan, mengangkat, membawa sesuatu, berjalan, berlari, membuat kerajinan tangan, memperbarui, membersihkan, melakukan tugas pengapalan, menyerahkan sesuatu, ikut dalam proses manufaktur, menyelamatkan, mempertunjukkan, memberi tanda, meniru, menari, mendramatisasi, menjadi seorang model, menari, bermain, berolahraga, mengorgansiasi kegiatan luar rumah dan bepergian.

Contoh profesi: ahli terapi fisik, pekerja rekreasi, penari, aktor model, guru pendidikan jasmani, pekerja pabrik, penata tari, atlet professional, polisi hutan, dan tukang jam.

6. Kecerdasan antarpersonal.
Keterampilan bekerja: melayani, menjadi tuan rumah, berkomunikasi, menunjukkan empati, berdagang, membimbing, melatih, memberi nasihat, membina, menilai orang lain, meyakinkan, memberi motivasi, merekrut, menginspirasi, menerbitkan, mendorong, mangawasi, melakukan koordinasi, melakukan delegasi, berunding, menjadi perantara, bekerja sama, melakukan konfirmasi, dan mangadakan wawancara.

Contoh profesi: administrator, manajer, kepala sekolah, pekerja bagian personalia, penengah, ahli sosiologi, ahli antropologi, pembina, perawat, pegawai hubungan masyarakat, tenaga penjualan, agen perjalanan dan direktur sosial.

7. Kecerdasan intrapersonal
Keterampilan bekerja: melaksanakan keputusan, bekerja sendiri, memprosmosikan diri sendiri, menentukan sasaran, mencari sasaran, inistiatif, membedakan peluang, mengevaluasi, menilai, merencanakan, mengorgansiasi, bermeditasi dan memahamni diri sendiri.

Contoh profesi: ahli psikologi, ulama, guru psikologi, ahli terapi, tenaga pembimbing dan penyuluhan, ahli teknologi, perencana program dan pengusaha.

Multiple Intelligent

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s